INFO TERKINI

ARTIKEL


MASJID AL-HAKIM BSD SUGUHKAN KAJIAN ILMU TASAWUF




idrisiyyah.or.id | 

Serpong, Tangsel - Tak kurang dari 350-an jamaah hadiri kajian Ahad pagi di masjid Al-Hakim, Jalan Buana Kencana Blok D Loka Sektor XII BSD, Serpong Tangerang Selatan (14/2), Kajian shubuh yang bertemakan Ilmu Tasawuf itu disampaikan oleh Syekh Muhammad Fathurahman, M.Ag, pimpinan pondok pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya. Usai pelaksanaan shalat tahajud dan Shubuh berjamaah, para jamaah yang hadir tidak langsung beranjak pulang untuk kemudian menyimak kajian hingga waktu syuruq tiba.

Saat tim media Idrisiyah menanyakan latar belakang diadakannya kajian tasawuf Ahad pagi itu kepada Ustadz Edy, salah satu pengurus Al-Hakim, ia menjawab dengan 2 alasan, yakni secara pribadi dirinya adalah pemirsa setia kajian tasawuf Syekh Fathurahman di TVRI, dan yang kedua sebagai pengurus kajian rutin di Al-Hakim, ia mengatakan belum ada kajian ilmu tasawuf yang spesifik di majelisnya, "Makanya kami undang beliau untuk mengisi kajian tentang tasawuf disini (al-Hakim)", tuturnya via telepon.

Ustadz Edy pun menuturkan, pasca kajian selesai dilangsungkan ia menerima testimoni rasa puas dari jamaahnya atas kajian Ahad pagi itu, "ya tadi memang hampir 100% semuanya sangat puas terisi batiniyahnya dan memang semua malah banyak yang mengapresiasi, bahkan ada yang bilang semenjak orang itu mengikuti kajian rutin di Al-Hakim, mungkin ini yang paling berasa katanya, luar biasa ini luar biasa pak", ujarnya menirukan ucapan jamaahnya.

Membuka kajian, Syekh Fathurahman mengajak jamaah untuk selalu bersyukur kepada dzat yang selalu menggenggam segala urusan makhluk yakni Allah SWT. Kemudian mengawali pembahasan tentang ilmu tasawuf dengan mengatakan bahwa Ilmu tasawuf merupakan ruh Islam. Dengan mengutip kitab-kitab rujukan seperti Tanwirul Qulub karya Syekh M Amin Al Qurbi, Minhajul Abidin karya Imam Al Ghazali, Syekh Muhammad Fathurahman menjelaskan kedudukan ilmu tasawuf sebagai salah satu arkanuddin yang wajib difahami serta dilaksanakan kaum muslimin. Disebutkannya bahwa Ilmu tasawuf adalah ilmu untuk mengetahui kondisi bathin manusia, apakah terpuji ataukah tercela? Syekh yang juga merupakan Mursyid dari tarekat Idrisiyyah memaparkan perlunya seorang hamba beriman lolos menapaki 7 tanjakan dalam ibadah agar hati wusul (sampai) kepada Allah, sebagaimana tertuang dalam kitab karya imam Ghazali, dan dijelaskan juga dengan ilmu tasawuf, manusia dapat dilatih bathinnya untuk terus bergerak menuju Allah dalam setiap kondisi dengan bentuk-bentuk riyadhoh dimana menurut beliau, riyadhoh (zikir, wirid) itu merupakan nutrisi ruhani manusia sebagaimana jasmani membutuhkan nutrisi jasad, sebab dalam penciptaan manusia, ruhanilah yang sesungguhnya akan kembali kepada Allah, sedangkan jasad kembalinya ke penciptaan asalnya yaitu tanah. Maka manusia harus memperhatikan selalu olah ruhaninya dengan ilmu tasawuf.

40 menit terasa singkat saat para jamaah asyik menyimak suguhan kisah inspiratif dari Syekh M. Fathurahman tentang kisah Ibrahim bin Adham, perjalananan spiritual seorang pendosa yang bertaubat kemudian mencari guru murysid yang dijadikan sebagai murobbi ruhaninya hingga akhirnya ia menjadi seorang ulama sufi.

Menjelang waktu syuruq, pengurus DKM memberikan kesempatan 4 jamaah untuk bertanya jawab dengan narasumber kajian tasawuf di TVRI tersebut. Dan untuk melihat lengkap kajiannya, tonton ulang kajiannya di channel youtube berikut. https://youtu.be/vSsI0NMix_M