INFO TERKINI

ARTIKEL


TAREKAT IDRISIYYAH GELAR PENGAJIAN RAJAB 3 MALAM




idrisiyyah.or.id | 

Tasikmalaya - Bulan Rajab merupakan bulan yang agung dalam kalender umat Islam, bagaimana tidak, di bulan Rajab-lah di masa Rasulullah Muhammad Saw perintah shalat wajib 5 waktu diturunkan untuk seluruh kaum muslimin di bumi melalui peristiwa Isra dan Miraj Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam.

Pasca peristiwa itu hingga kini, para ulama, dan jutaan muslimin di penjuru dunia menjadikan momentum Isra wal Miraj sebagai bulan syiar dan muhasabah. Beragam peringatan Isra wal Miraj diselenggarakan dengan mengupas beragam hikmah-hikmah ilmu dari peristiwa tersebut. Tak terkecuali bagi tarekat Idrisiyyah, bulan Rajab senantiasa dijadikan bulan muhasabah dan peningkatan ilmu dan semangat beribadah kepada Allah.

Di bulan Rajab tahun ini, Tarekat Idrisiyyah menyelenggarakan pengajian Rajab 3 hari 3 malam penuh yang dimulai pada tanggal 20-23 Rajab 1442 H di mana beragam aktifitas ibadah dan pembinaan mursyid tarekat terhadap jamaah diberikan dalam rentang waktu tersebut. Meski diselenggarakan selama 3 hari, pengajian yang bertempat di lingkungan pondok pesantren Idrisiyyah tetap menerapkan protokol kesehatan, lingkungan pesantren telah di lengkapi fasilitas-fasilitas prokes seperti pengecekan suhu di pintu gerbang, wajib memakai masker dan penyediaan tempat cuci tangan atau handsanitizer di tempat-tempat strategis, bahkan dari pantauan idrisiyyah.or.id terdapat juga satgas dari laskar Sufis yang secara kontinyu berpatroli untuk menegakkan penerapan prokes benar-benar dilaksanakan setiap orang yang ada dilingkungan pesantren.

Kegiatan pengajian Rajab selama 3 hari di pondok pesantren itu menjadikan kegiatan belajar para santri di liburkan untuk sementara, namun begitu panitia pengajian tetap memberikan waktu khusus bagi para santri untuk tampil dan menunjukkan hasil belajar mereka dalam beragam kreatifitas dihadapan orang tua mereka yang mungkin turut hadir juga dalam pengajian rajab, bila pun tidak hadir, ustadz Farid Hamzah selaku ketua panitia pengajian telah menyediakan fasilitas online Live Streaming, "Pengajian kali ini terasa tantangannya sangat berat, karena di saat bersamaan kondisi pandemi belum berakhir, satu sisi pengajian majelis ilmu dan zikir serta pembinaan murid ini menjadi hal yang rutin dilakukan tiap tahun oleh guru kami, akan tetapi tantangannya bagaimana protokol kesehatan benar-benar dapat dilakukan oleh jamaah dengan baik, maka dari itu kami berupaya memaksimalkan fasilitas live streaming untuk jamaah yang tidak bisa hadir agar merasa seolah-olah turut hadir disini (pesantren)", tuturnya.

Pantauan idrisiyyah.or.id, hari ini Kamis (4/3) kegiatan pengajian telah dimulai sejak pagi pukul 08.00 wib dengan satu kegiatan rapat koordinasi nasional zawiyah, dimana rapat tersebut dihadiri para ketua atau ustadz zawiyah se Indonesia yang bermusyawarah dalam hal penguatan tata kelola organisasi di zawiyahnya masing-masing. (rz)