KAJIAN

ARTIKEL


KARAKTER SANUSIYYAH




idrisiyyah.or.id | 

Tarekat Sanusiyah lahir bersamaan dengan faham Modernisme Islam atau Pan Islamisme. Sehingga konsep-konsep positif semua pergerakan ada dalam Sanusiyyah.

1. Dinamisme Islam, termasuk al Quran dan Sunah adalah bersifat dinamis. Karena itu Islam harus menjadi penggerak perubahan dalam segala aspek kehidupan.

2. Membuka pintu ijtihad, dan rekonstruksi fiqih (akan tetapi bukan ijtihad yang liar).

3. Pemurnian tauhid dari takhayul khurafat (tapi tidak menghilangkan irtibat majaziyah (hubungan dengan makhluk lainnya) dengan pembagian tauhid kepada 3 kajian.

4. Tidak larut dalam mawahib, tapi mawahib sebagai tatsbit (penetapan) dan penggerak dalam beramal.

5. Menerima faham hurriyah iftikar dan ikhtiyar (kebebasan berfikir dan memilih), artinya iradah manusia untuk takhyir (memilih) ini seimbang dengan konsep takdir, dan sunatullah sehingga berjihad mengusir penjajah dan kezaliman.

6. Mengusung ittihadiyah (persatuan) dan ukhuwah al Islamiyah.

7. Mengembalikan semua ajaran kepada al Quran dan al Hadis, Aqwal Ulama sebagai muhafazhah (pelestarian keilmuan) dan mengambil yang ashlah (lebih baik) dalam ijtihad.

8. Menghidupkan sunah Nabi dalam semua lini trmasuk berbusana, dan disiplin dalam hukum.

9. Menghindarkan konsep-konsep yang mengurung dalam dunia fikiran, seperti filsafat yang mencoba menguak mistisme tapi mengabaikan tugas-tugas zahir.

10. Seimbang dalam aspek dunia dan akhirat, dunia dijadikan media meninggikan Islam.

11. Menghindari ikhtilafiyah (perselisihan pendapat) dan mencari jalan penengahnya, karena ini jadi penghambat dalam kemajuan Islam.

12. Tidak memisahkan antara ilmu-ilmu agama dengan ilmu umum dalam sumber dan aplikasinya, meskipun dalam kajian memang terpisah.

@MK_IDRISIYYAH

Sumber: Tesis Rizal Fauzi, S.Sy, M.Ag