KAJIAN

ARTIKEL


TANDA DITERIMA TAUBAT




idrisiyyah.or.id | 

Tanda diterima taubatnya seseorang tampak dalam delapan (8) hal:

1. Dia hati-hati dengan urusan lidahnya sehingga dia mencegahnya dari dusta, ghibah dan pembicaraan yang tidak ada artinya. Dia malah menjadikannya sibuk dengan menyebut Allah dan membaca Al-Quran.

2. Dia hati-hati dengan urusan perutnya sehingga tidaklah masuk ke dalam perutnya kecuali barang halal sekalipun sedikit.

3. Dia hati-hati dengan urusan matanya sehingga dia tidak melihat yang haram, tidak menatap dunia dengan pandangan kecintaan. Pandangannya hanya hanya sebatas 'ibrah (mengambil pelajaran).

4. Dia hati-hati takut dengan urusan tangannya sehingga dia tidak menggunakannya untuk yang haram. Ia hanya menggunakannya dalam ketaatan.

5. Dia hati-hati dengan urusan kedua kakinya sehingga dia tidak melangkah dengan keduanya dalam maksiat kepada Allah SWT. Ia hanya menggunakannya untuk taat kepada Allah SWT.

6. Dia hati-hati dengan urusan hatinya sehingga dia tidak mengeluarkan dari dalamnya rasa permusuhan, kebencian dan dengki kepada saudara sesama muslim. Dia mesti mau menerima nasehat, ia belaskasih atas orang-orang Islam.

7. Dia hati-hati dengan urusan telinganya sehingga dia tidak mendengarkan kecuali yang hak.

8. Dia hati-hati dengan urusan ketaatannya sehingga dia menjadikannya murni untuk keridhaan Allah SWT, dan ia menjauhi riya' (pamer) dan zifaq (munafik).

(Diceritakan), konon seorang pemuda dari Bani Israil menyembah Allah 20 tahun, kemudian mengkhianatiNya 20 tahun. Lalu ia melihat di cermin bahwa di jenggotnya terdapat uban. Ia merasa tidak enak dengan hal itu, maka ia pun berkata: "Tuhanku, aku menaatimu 20 tahun, kemudian aku maksiat kepadamu selama 20 tahun pula. Apabila aku kembali kepadaMu, apakah Engkau akan menerimaku?" Maka ia mendengar seseorang yang berkata tapi ia tidak dapat melihat orangnya: "Kamu mencintai Kami, maka Kami mencintaimu. Kamu meninggalkan Kami, maka Kami meninggalkanmu. Kamu mengkhianati Kami, maka Kami menangguhkanmu. Dan apabila kamu kembali kepada Kami, maka Kami akan menerimamu. "

Sebagian ulama berkata: "Sesungguhnya seorang pemuda apabila ia menangis dari dosa-dosanya dan mengakui aib-aibnya di sisi Tuhan lalu berkata: "Tuhan, aku telah berbuat jelek," Tuhan berfirman: "Dan Aku akan menutupinya." Ia berkata lagi: "Tuhanku, aku menyesalinya," Tuhan berfirman: "Aku mengetahuinya." Ia pun berkata: "Tuhanku, aku kembali," Tuhan berfirman: "Aku terima."

Sumber: Tanwirul Qulub, Syekh Muh. Amin al Kurdi