INFO TERKINI

ARTIKEL


SAFARI RAMADHAN SYEKH MUHAMMAD FATHURAHMAN TAHUN 1442 H




idrisiyyah.or.id | 

Safari Ramadhan Syekh Muhammad Fathurahman pada tahun 1442 berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan karena masih dalam masa Pandemi, kegiatan safari Ramadhan yang bertempat di Tasikmalaya, Ciamis dan Jakarta tersebut dilaksanakan atas dasar pentingnya menyampaikan risalah agama terkhusus ilmu tasawuf yang sudah dianggap asing oleh umat.

Mursyid Tarekat Idrisiyyah ketika bersafari dakwah juga sempat bersilaturahim dengan guru Sekolah Dasarnya dahulu yang tinggal di daerah Cilolohan Kota Tasikmalaya, dalam perjumpaan tersebut Bu Hayati selaku guru SD beliau merasa bangga dan terharu, Bu Hayati berkata "Iya sih sudah kebayang waktu kecil Nunang (panggilan kecil untuk Syekh Fathurahman) akan menggantikan Ajengan Nasruddin ayahnya menjadi ulama, eh ternyata lebih dari itu yakni menjadi Guru Mursyid, Alhamdulillah, Allahu Akbar," Dia senang Syekh Fathurahman masih mengenalnya, bahkan memberikan bingkisan.

Dalam rangkaian Safari Ramadhan Syekh Fathurahman juga sempat memberikan tausiyah sebelum berbuka dalam kegiatan santunan anak yatim yang dilaksanakan oleh para notaris yang ada dalam organisasi @ppikatannotarisindonesia di @albaikhall_coffeshop Ciamis, ketua panitia kegiatan begitu bersyukur atas kehadiran Syekh Fathurahman karena mengetahui betapa sibuknya beliau dalam berdakwah.

Di Ibukota Jakarta Syekh Fathurahman memberikan kajian kultum di Masjid Istiqlal yang merupakan masjid terbesar se Asia Tenggara, disaksikan oleh ribuan jamaah baik online maupun offline Syekh Fathurahman memberikan tema tentang "Memaksimalkan Ibadah Ramadhan" sebagai bentuk pengingat agar kita semakin bersungguh-sungguh karena Ramadhan akan segera berakhir.

Semoga kegiatan Safari Ramadhan ini menimbulkan keberkahan dan ilmu yang bermanfaat bagi umat.