Marhaban Qini Rajab ke-158
MK IDRISIYYAH • 13 Januari 2025
Marhaban Qini Rajab ke-158
Alhamdulillah, Qini telah melewati 157 event. Rentang waktu yang panjang, dengan berbagai kisah dan pengalaman, menyimpan berjuta makna.
Kini, Qini mungkin sama atau bahkan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Sama dalam esensi, tetapi berbeda dalam fakta dan eksistensinya.
Qini sarat dengan makna. Lewat Qini, kita belajar untuk kembali kepada Allah. Di tengah kesibukan yang membelenggu, baik suka maupun duka yang menghimpit, kita tetap diajak untuk kembali ke kampung halaman yang sejati. Oleh karena itu, janganlah kita menjadi orang yang melupakan asal-usul kita. Mereka yang lupa dari mana mereka berasal, tidak akan dapat kembali.
Seorang murid meyakini bahwa spiritualitasnya akan meningkat ketika ia berada dekat dengan guru spiritualnya. Jarak fisik yang jauh tentu menyebabkan banyak hijab yang menutupi, dan semakin lama jarak itu terjalin, semakin pekat hijab tersebut. Akibatnya, jalan menuju kebahagiaan hakiki, yaitu jalan Salikin, akan tertutup. Untuk itu, seorang murid diberikan batas waktu hingga 40 hari (seperti waktu yang diberikan kepada Nabi Musa AS ketika berpisah dengan umatnya) agar bisa bertemu dengan guru spiritualnya.
Murid membutuhkan waktu untuk membersihkan hijab dosa, kezaliman, dan kelalaian yang mungkin sulit dibersihkan tanpa bantuan. Kadang, dosa dan kekhilafan itu terlalu berat untuk diatasi sendiri, sehingga ia membutuhkan bimbingan dan kelembutan tangan seorang Mursyid. Selain itu, murid juga bisa mencontoh ibadah dan sifat-sifat teladan dari murid lainnya sebagai hasil dari tarbiyah sang Mursyid. Momen Qini, yang dihadiri oleh seluruh murid dari berbagai penjuru, adalah saat yang tepat untuk menumbuhkan sikap moral dalam berbagai aspek kehidupan.
Semoga setelah melalui pendidikan di Qini, kita semua menjadi murid yang shidiq, yang terlahir kembali dan menyebarkan nilai-nilai kemursyidan di mana pun kita berada.
Kami ucapkan "Selamat menikmati hidangan batin dan pesta Ilahi." Semoga kebahagiaan hakiki tercapai hingga kita bertemu dengan Allah Ilahi Robbi.