Da'i Idrisiyyah Masuk Lapas Yogyakarta untuk Berdakwah
KOMINFO IDRISIYYAH • 28 Desember 2024
MK Idrisiyyah | Yogyakarta, Sabtu (28/12/2024) – Dalam semangat dakwah yang tak mengenal batas, Tarekat Idrisiyyah dan Lapas Kelas II B Yogyakarta menggelar kegiatan istimewa bertajuk Do'a Munajat Akhir Tahun 2024 di Yogyakarta. Acara ini menghadirkan Mudir Majelis Ketarekatan, Ust. Asep Deni, M.Pd. dan Deputi Pendidikan Idrisiyyah, Ust. Adang Nurdin, M.Pd., sebagai narasumber utama.
Undangan yang diterima dari pihak Lapas Kelas II B Yogyakarta menjadi peluang emas untuk menyebarkan pesan-pesan Islami kepada ratusan warga binaan. Dalam suasana penuh hikmah, para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi kajian ilmu, muhasabah, serta dzikir bersama.
Suasana khidmat dan khusyuk mewarnai acara ini. Para warga binaan terlihat antusias dan terhanyut dalam lantunan dzikir serta muhasabah yang dipimpin oleh kedua Ustadz dari Idrisiyyah. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi mereka untuk merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam ceramahnya, Ust. Asep Deni, M.Pd., menyampaikan bahwa kemuliaan manusia sesuai dengan ketakwaan kepada Allah SWT karena kemuliaan manusia dalam Islam tidak diukur dari harta, kedudukan, atau penampilan, melainkan dari tingkat ketakwaannya kepada Allah SWT. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an, surah Al-Hujurat ayat 13 setelah itu Ust. Asep Deni juga menyampaikan bahwa tugas utama manusia adalah untuk beribadah kepada Allah sesuai dengan Perintah Al-Qur'an.
Sementara itu, Ust. Adang Nurdin, M.Pd., mengajak para peserta untuk muhasabah atas setiap dosa yang pernah dilakukan dan bertaubat kepada Allah sembari berharap dosa yang dilakukannya dahulu diampuni dan dihapuskan oleh Allah SWT. Acara ini bukan hanya menjadi wadah dakwah, tetapi juga bentuk kepedulian Tarekat Idrisiyyah terhadap pembinaan spiritual bagi masyarakat, termasuk mereka yang berada di dalam lapas. Semoga keberkahan dan hikmah dari acara ini menjadi awal yang baik dalam perjalanan hidup warga binaan ke depannya.
Dakwah Tarekat Idrisiyyah selalu berkomitmen pada pengembangan spiritual dan tasawuf, Tarekat Idrisiyyah terus aktif menyebarkan nilai-nilai Islam ke berbagai lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang. Kegiatan di Lapas Kelas II B Yogyakarta ini menjadi salah satu bukti nyata dari misi tersebut