Pesantren Idrisiyyah Sambut Tamu Wisatawan dari Yogyakarta dan Jawa Tengah
KOMINFO IDRISIYYAH • 03 Februari 2025
Pesantren Idrisiyyah Sambut Tamu Wisatawan dari Yogyakarta dan Jawa Tengah
Pesantren Idrisiyyah | Tasikmalaya, 3 Februari 2025 – Pondok Pesantren Idrisiyyah menjadi salah satu tujuan kunjungan wisatawan dari Yogyakarta dan Jawa Tengah, yang terdiri dari para pelaku wisata, beserta pendamping dari Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya yang diterima dengan hangat oleh para pengurus Pesantren Idrisiyyah.
Dalam kunjungan ini, para tamu disambut langsung oleh pengurus Pusat Informasi Pesantren Idrisiyyah, di antaranya Pak Sidik Ario Prasojo, Drs. Aminuddin MD, Andri Rusdiana, Ustadz Luqmana, Ustadz Asep Deni, dan Ustadz Dude Nurjamil. Salah satu agenda utama dalam kunjungan ini adalah berziarah ke Maqbaroh Masyaikh Tarekat Idrisiyyah, yang menjadi salah satu daya tarik utama wisata religi di lingkungan pesantren.
Rencana Pengembangan Wisata Religi
Kehadiran rombongan dari Yogyakarta dan Jawa Tengah ini juga menjadi momentum penting dalam pengembangan wisata religi di Kabupaten Tasikmalaya. Menurut perwakilan Disparpora, Pak Yopi dan Pak Deni bahwa ke depan Pondok Pesantren Idrisiyyah direncanakan masuk dalam daftar destinasi wisata religi resmi di Kabupaten Tasikmalaya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan serta memperkenalkan nilai-nilai spiritual dan budaya yang ada di lingkungan pesantren.
Fasilitas untuk Kenyamanan Tamu
Dalam rangka menyambut kedatangan para tamu, pihak pesantren telah menyiapkan berbagai fasilitas, termasuk rumah joglo sebagai tempat istirahat para tamu untuk melepas penat setelah menempuh perjalanan dari Yogyakarta ke Tasikmalaya kurang lebih selama 7 Jam Perjalanan.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan Pondok Pesantren Idrisiyyah semakin dikenal sebagai pusat wisata religi yang nyaman dan berkesan bagi para pengunjung. Semoga agenda ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat antara Pesantren Idrisiyyah dan sektor pariwisata di Tasikmalaya untuk pengembangan wisata berbasis spiritual di masa mendatang.