Kajian Ke-Idrisiyyahan Dilaksanakan Setiap Hari Selepas Sholat Dzuhur
KOMINFO IDRISIYYAH • 08 Maret 2025
Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya Ramadhan 1446 H - Selama bulan Ramadhan 1446 H Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya mengadakan Kajian Keidrisiyyahan setiap hari selepas sholat Dzuhur. Kegiatan ini berlangsung di Masjid Al-Fattah dan diisi oleh para Ustadz dari Majelis Ketarekatan. Tujuan utama kajian ini adalah memperdalam pemahaman para murid mengenai Tarekat Idrisiyyah, dengan merujuk pada kitab Al-Mausu'ah Al-Yusufiyah.
Kitab Al-Mausu'ah Al-Yusufiyah merupakan karya penting yang membahas dalil-dalil amalan kaum sufi, seperti tawasul, madad, dan dzikir. Kitab ini disusun oleh Syekh Dr. Yusuf al-Khaththar bin Muhammad, seorang ulama tasawuf kelahiran tahun 1963. Melalui kajian kitab ini, para santri diharapkan dapat memahami landasan amalan tasawuf yang sesuai dengan ajaran Islam.
Partisipasi Aktif Santri dan Jamaah
Kajian ini diikuti oleh santri Idrisiyyah, baik putra maupun putri. Selain itu, jamaah yang melaksanakan sholat Dzuhur di Masjid Al-Fattah juga turut menyimak kajian setiap harinya. Keterlibatan aktif ini mencerminkan semangat komunitas dalam memperdalam ilmu agama selama bulan suci Ramadhan.
Santri dan Jamaah begitu antusias menuntut ilmu di bulan Ramadhan karena memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah ﷺ bersabda:
"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim, No. 2699)
Dalam bulan yang penuh berkah ini, belajar agama menjadi lebih utama karena hati manusia lebih mudah menerima hidayah dan ilmu. Ulama juga menekankan bahwa menuntut ilmu selama Ramadhan adalah bentuk ibadah yang bernilai tinggi, sebagaimana yang dilakukan oleh para sahabat Rasulullah ﷺ yang mengisi hari-hari mereka dengan memperdalam ilmu Islam.
Selain itu, Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin menyebutkan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah melalui ilmu, dzikir, dan ibadah. Dengan adanya kajian rutin di Pesantren Idrisiyyah, para santri dan jamaah memiliki kesempatan untuk meningkatkan pemahaman agama sekaligus mengamalkan ajaran tasawuf dalam kehidupan sehari-hari.
Pentingnya Kajian Rutin dalam Pengembangan Spiritual
Pelaksanaan kajian rutin seperti ini memiliki peran signifikan dalam pengembangan spiritual para santri dan jamaah. Dengan memahami esensi ajaran tasawuf melalui kitab-kitab muktabar, diharapkan mereka dapat mengamalkan nilai-nilai sufistik dalam kehidupan sehari-hari.