Silaturahim dan Buka Puasa Bersama Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, Menguatkan Ukhuwah dan Dialog Perbankan Syariah
KOMINFO IDRISIYYAH • 19 Maret 2025
Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 18 Maret 2025 – Dalam suasana penuh keberkahan bulan Ramadhan, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag, selaku Mursyid Tarekat Idrisiyyah, menggelar acara silaturahim dan buka puasa bersama dengan para pelaku perbankan, akademisi, pimpinan pesantren serta pemerhati ekonomi di Kabupaten Tasikmalaya. Acara ini berlangsung di Aula Musyahadah Pesantren Idrisiyyah dengan dihadiri oleh puluhan tamu undangan.
Acara yang dihadiri oleh berbagai perwakilan dari sektor perbankan baik syariah maupun bank konvensional, termasuk kepala perwakilan BI Tasikmalaya yang hadir dalam kegiatan ini, menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara lembaga keuangan dan pesantren. Selain sebagai ajang silaturahim, pertemuan ini juga menjadi ruang diskusi ringan terkait sistem perbankan dalam perspektif Islam.
Dalam kajian menjelang berbuka, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman menyampaikan bahwa perbankan adalah satu hal yang sangat penting dalam roda perekonomian untuk memajukan umat sehingga perlu praktek dan pemahaman yang selaras dengan prinsip syariah. Beliau menekankan bahwa sistem ekonomi Islam harus didasarkan pada nilai-nilai keadilan dan kebermanfaatan bagi umat. Berdasarkan referensi kitab Muamalatu Al Bunuk Wa Ahkamuha Asy-Syari’yyah karangan Syekh M. Sayyid Thonthowi, beliau menjelaskan hukum-hukum muamalah dalam Islam, termasuk prinsip mudharabah, musyarakah dan pendapat pengarang bahwa bunga bank tidak identik dengan riba di Zaman Rasulullah SAW
“Ekonomi bukanlah masalah akidah yang tidak boleh diubah sedikit pun. Ibadah muamalah senantiasa berkembang sesuai dengan zaman, dan pemangku kebijakan syariah harus bersikap realistis serta logis dalam memberikan fatwa,” ujar beliau
Pada acara tersebut, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Ibu Laura Rulida Eka Sari, menyampaikan rasa syukurnya atas undangan yang diberikan. Beliau mengungkapkan bahwa melalui kegiatan ini, dirinya memperoleh wawasan baru mengenai perbankan syariah. Selain itu, beliau juga berterima kasih karena acara ini menjadi wadah silaturahim dan pertemuan antara pelaku ekonomi dan akademisi, yang diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi syariah di wilayah Tasikmalaya.
Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini berlangsung dalam suasana yang penuh kehangatan. Para peserta berkesempatan untuk bertukar pandangan terkait implementasi sistem perbankan syariah serta tantangan yang dihadapi di lapangan. Diskusi ini membuka wawasan baru bagi para pelaku industri keuangan tentang pentingnya menjalankan prinsip ekonomi Islam secara lebih optimal.
Usai diskusi, acara berlanjut dengan buka puasa bersama yang diikuti dengan shalat Maghrib berjamaah. Momen kebersamaan ini semakin menguatkan ukhuwah Islamiyah antara para peserta yang hadir.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan antara pesantren dan dunia perbankan semakin erat, sehingga dapat bersama-sama mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis syariah di Indonesia. Semoga silaturahim ini membawa manfaat dan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.