Seminar Psikoedukasi Warnai Upgrading dan Bimtek GTK Pesantren Idrisiyyah

KOMINFO IDRISIYYAH • 25 Mei 2025

Seminar Psikoedukasi Warnai Upgrading dan Bimtek GTK Pesantren Idrisiyyah

Pendidikan Idrisiyyah | Tasikmalaya, 24 April 2025 – Dalam rangkaian kegiatan Upgrading dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Pesantren Idrisiyyah menyelenggarakan Seminar Psikoedukasi sebagai salah satu agenda utama. Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran pendidik dan tenaga kependidikan dalam menghadapi dinamika psikologis para santri dalam melaksanakan pendidikan di Pesantren sekaligus memperkaya pendekatan pembelajaran yang berlandaskan nilai-nilai ruhiyah dan kemanusiaan.


Psikoedukasi merupakan pendekatan ilmiah yang menggabungkan aspek edukasi dengan wawasan psikologis untuk membantu individu memahami dan mengelola aspek-aspek psikologis dalam kehidupan, khususnya dalam konteks pendidikan dan pengasuhan. Psikoedukasi tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga transformatif, karena bertujuan meningkatkan kesadaran diri (self-awareness), keterampilan sosial, serta kapasitas emosional dalam menghadapi tantangan kehidupan belajar-mengajar.


Dalam konteks GTK, psikoedukasi menjadi instrumen strategis untuk membangun lingkungan belajar yang sehat secara psikologis, terutama dalam mengelola stres pengajar, meningkatkan empati terhadap peserta didik, serta merespons masalah perilaku dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan berbasis ilmu.


Seminar ini dibawakan oleh Shaila Hanifah Zainab, M.Psi., Psikolog, seorang psikolog pendidikan dengan nomor SIPP 20240958-2024-01-5585, yang saat ini bertugas sebagai Psikolog Pendidikan di Pesantren Khalafi. Ia dikenal luas karena kepakarannya dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang santri secara psikologis dan spiritual.


Sejak tahun 2017, Shaila aktif menjadi konselor di berbagai pesantren, menangani kasus anak, remaja, serta keluarga. Ia juga mengelola Yayasan Bentang Sastra Bumantara yang fokus pada pemberdayaan pendidikan dan sosial di masyarakat. Melalui yayasan tersebut, ia rutin memberikan pelatihan dan psikoedukasi di berbagai jenjang pendidikan, dari PAUD hingga SMA, baik secara daring maupun luring, khususnya di kota Bandung.


“Pendidik yang sehat secara emosional dan spiritual akan mampu membangun generasi yang kuat, bukan hanya dalam hafalan dan akademik, tetapi juga dalam karakter dan resiliensi,” tegasnya.


Tujuan dan Urgensi Psikoedukasi bagi GTK

Pelaksanaan psikoedukasi dalam kegiatan upgrading ini diarahkan untuk mencapai beberapa tujuan strategis:


1. Meningkatkan kapasitas emosional GTK, khususnya dalam merespons perubahan perilaku santri pasca pandemi dan era digital.


2. Membangun budaya pengasuhan positif dan suportif, yang mengintegrasikan pendekatan psikologi dan nilai-nilai tasawuf.

 

3. Menjadi intervensi preventif terhadap burnout, konflik interpersonal, serta kejenuhan dalam tugas harian guru dan tenaga kependidikan.


4. Menumbuhkan iklim kerja yang sehat dan produktif, dengan menempatkan kesejahteraan psikologis GTK sebagai faktor utama dalam keberhasilan pendidikan.


Bagian dari Program Penguatan SDM Strategis Pesantren Idrisiyyah

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pesantren Idrisiyyah dalam memperkuat sistem pengembangan SDM secara berkelanjutan. Selain seminar psikoedukasi, rangkaian upgrading dan Bimtek GTK juga mencakup pelatihan metodologi pembelajaran, manajemen kelas berbasis adab, digitalisasi administrasi pendidikan, serta sesi-sesi tazkiyah an-nafs untuk memperkuat ruhani para pendidik.


Dengan terselenggaranya seminar ini, Pesantren Idrisiyyah menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem pendidikan Islam yang unggul secara akademik, kuat secara spiritual, dan tangguh secara psikologis.