GTK Idrisiyyah Foundation Menguatkan Silaturahim dan Semangat Khidmah Melalui Rihlah
KOMINFO IDRISIYYAH • 25 April 2025
Pendidikan Idrisiyyah | Pangandaran, 21–22 April 2025 — Seluruh Direktorat Pendidikan Idrisiyyah Foundation dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT telah menyelenggarakan Rihlah Guru, Dosen, dan Tenaga Kependidikan Idrisiyyah ke Pangandaran. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 21–22 April 2025 dan diikuti oleh lebih dari 600 peserta dari seluruh unit pendidikan, mulai dari Prasekolah hingga Pendidikan Menengah, serta divisi pendukung lainnya
Rihlah ini tidak semata-mata menjadi sarana rekreasi, tetapi dirancang secara khusus untuk mempererat ukhuwah serta memperbaharui semangat khidmah dalam mendidik generasi penerus umat. Para peserta hadir bersama keluarga, menandakan kuatnya komitmen Idrisiyyah dalam membangun ekosistem pendidikan yang seimbang antara aspek jasadiyah, ruhiyah dan fikriyah.
Kegiatan dimulai dengan berangkat bersama dari halaman Masjid Al-Fattah dengan penuh antusiasme. Sepanjang dua hari, peserta disuguhkan beragam agenda yang menarik dan menjadi motivasi kebersamaan antar pendidik seperti Ibadah Berjamaah, Shalat Maghrib-Isya dilanjutkan dengan fun games serta membagikan hadiah doorprize serta ada Tausiyah dan Muhasabah oleh Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman, M.Ag
Dalam tausiyah subuh yang menggugah jiwa, Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman, M.Ag menyampaikan pesan mendalam mengenai maqom sabar dan syukur dalam tasawuf:
“Permulaan ibadah adalah sabar, karena ibadah sering kali bertentangan dengan hawa nafsu. Maka, bagi mereka yang baru memulai—bahkan jika sudah berumur 60 tahun sekalipun—ibadah harus dilakukan dengan kesabaran. Namun, dengan latihan jiwa yang istiqamah, akan datang saatnya ketika ibadah dijalankan dengan penuh syukur dan mahabbah. Di titik itulah seseorang mencapai maqom syukur, ketika nafsu tunduk kepada kehendak Allah dan Rasul-Nya.”
Pesan ini menjadi bahan muhasabah ruhani bagi para peserta, bahwa jalan ibadah adalah perjalanan spiritual yang bertahap—dari kesabaran menuju kelezatan bersyukur
Baca berita lain tentang upgrading guru pada tautan berikut »
Tarekat Idrisiyyah - Artikel Kajian
Melalui rihlah ini, semangat baru untuk mendidik dengan cinta, kesabaran dan syukur diharapkan tumbuh lebih kuat di kalangan guru dan tenaga pendidik Idrisiyyah. Lebih dari sekadar kegiatan tahunan, rihlah menjadi wujud nyata dari manhaj Idrisiyyah dalam membina insan pendidikan yang kaffah—utuh secara ruh, akal, dan amal.
Semoga Allah SWT senantiasa memberkahi para pendidik Idrisiyyah dan memberikan kemudahan dalam menjalankan amanah mencerdaskan umat.