Rakornas Zawiyah Tarekat Idrisiyyah Membangun Sinergi Dakwah dan Penguatan Peran Pengurus Zawiyah

KOMINFO IDRISIYYAH • 29 Mei 2025

Rakornas Zawiyah Tarekat Idrisiyyah Membangun Sinergi Dakwah dan Penguatan Peran Pengurus Zawiyah

Qini Nasional 159 | Tasikmalaya, 29 Mei 2025 — Dalam semangat penguatan misi dakwah, Majelis Ketarekatan Idrisiyyah mengawali rangkaian Qini Nasional ke-159 dengan menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zawiyah. Bertempat di Aula Musyahadah Pesantren Idrisiyyah, Jatihurip, Cisayong, Tasikmalaya, kegiatan ini berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 16.00 WIB dan diikuti oleh lebih dari 100 peserta, termasuk 35 perwakilan zawiyah dan 67 utusan dari Khadijiyyah.


Kegiatan ini turut diikuti secara daring melalui Zoom bagi pengurus zawiyah yang tidak dapat hadir secara langsung, mencerminkan semangat tinggi dalam pengelolaan jaringan zawiyah di seluruh Indonesia.


Dalam sesi utama Rakornas, Syekh Akbar Muhammad Faturrahman, M.Ag memberikan arahan strategis kepada seluruh pengurus zawiyah. Beliau menekankan pentingnya majelis dzikir makhsus sebagai sarana penyambung ruhani dengan mursyid. Untuk itu, seluruh zawiyah didorong untuk menggelar dzikir makhsus secara serentak, yang ditayangkan live streaming melalui kanal sosial media Syekh Akbar.


Lebih lanjut, Syekh Akbar mengingatkan agar setiap zawiyah tidak bersikap eksklusif, melainkan membuka diri dan menyampaikan nilai-nilai tarekat kepada masyarakat luas. Menurut Beliau, keterbukaan adalah kunci keberhasilan dakwah yang berkelanjutan.


Ustadz Asep Deni, M.Pd, selaku Mudir Majelis Ketarekatan, membuka Rakornas dengan harapan agar kegiatan ini menjadi titik temu untuk saling berkoordinasi dan menyatukan visi serta strategi zawiyah di seluruh Indonesia. Selanjutnya, Ustadz A. Rijal Muttaqin, S.Pd menyampaikan pentingnya sinergi antarlini dalam zawiyah.


"Seluruh lapisan dalam zawiyah harus bersinergi menyampaikan dakwah Syekh Akbar dan menghadapi rintangan bersama. Ini bukan tugas satu orang, tapi misi kolektif," ungkapnya dalam sesi koordinasi zawiyah.


Selain itu, Rakornas juga menjadi momentum untuk menyosialisasikan berbagai program pendidikan dari Pesantren Idrisiyyah, menunjukkan sinergi antara lini pendidikan dan spiritualitas dalam gerakan tarekat.


Agenda Padat Penuh Makna

Rakornas berlangsung sampai dengan sore hari dimulai dengan pembukaan dan arahan dari Syekh Akbar serta berbagai sesi koordinasi yang melibatkan unsur pendidikan, tim dikti, dan pelaporan unit zawiyah. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dengan penuh harapan demi kelancaran tugas yang diberikan Syekh Akbar.


Dokumentasi acara memperlihatkan kekhidmatan dan keseriusan para pengurus zawiyah dalam menerima arahan langsung dari mursyid. Wajah-wajah penuh ketekunan dan keikhlasan mewarnai suasana aula, seakan menggambarkan kesiapan kolektif untuk menghadapi tantangan zaman dalam naungan bimbingan spiritual.