GERASI Agnia Care Tunjukkan Ikhtiar Jamaah Menyambut Tamu Allah di Qini Nasional 159
KOMINFO IDRISIYYAH • 31 Mei 2025
Zawiyah Idrisiyyah Bergerak dalam Sunyi, Menyediakan Ribuan Porsi untuk Para Pejalan Ruhani
Qini Nasional 159 | Tasikmalaya, 30 Mei 2025 — Dalam semarak Qini Nasional ke-159, kehadiran ribuan peserta dari berbagai penjuru Indonesia tak hanya menjadi momentum ruhani, tetapi juga menjadi ladang amal jamaah. Salah satu gerakan yang paling menyentuh sisi kemanusiaan dan keikhlasan adalah GERASI (Gerakan Berbagi Nasi) yang diinisiasi oleh Agnia Care, sebagai ikhtiar nyata dalam menyambut para tamu Allah.
GERASI mulai berjalan sejak Jum’at pagi, selaras dengan dimulainya rangkaian Qini Nasional yang dibuka secara resmi pada Malam Jum’at sebelumnya. Gerakan ini dikomandoi oleh Agnia Care, yang sejak jauh hari telah mengoordinasikan penggalangan dana konsumsi dengan menghubungi dan mengajak Zawiyah-Zawiyah Idrisiyyah untuk menitipkan harta terbaik mereka sebagai bentuk mempersiapkan amal di akhirat nanti.
Melalui pendekatan yang lembut namun sistematis, Agnia Care berhasil menghimpun donasi dari berbagai wilayah. Setiap Zawiyah menyumbangkan sesuai kemampuan, menciptakan harmoni antara kebersamaan dan keberdayaan umat. Tak ada paksaan, hanya semangat untuk melayani.
GERASI adalah program unggulan Agnia Care yang fokus pada distribusi makanan untuk mereka yang membutuhkan. Namun, dalam momen Qini Nasional, gerakan ini menjelma menjadi wadah kolektif cinta jamaah kepada tamu Allah yang hadir dalam Qini Nasional 159.
Selama tiga hari penuh, konsumsi disiapkan untuk para peserta Qini dengan penuh khidmat. Setiap harinya sebanyak 1000 - 3000 porsi makanan dibagikan dalam dua waktu: setelah pengajian pagi dan selepas sholat Ashar. Para tamu cukup datang ke lokasi yang telah disediakan, mengambil makanan mereka, dan kembali mengisi hari dengan dzikir dan ilmu.
Zawiyah sebagai Pilar Gerakan
Donatur terbesar dari GERASI adalah para jamaah di Zawiyah-Zawiyah Idrisiyyah, yang dengan tulus mengumpulkan dana untuk konsumsi peserta Qini. Merekalah yang menjadi tulang punggung distribusi makanan ini. Dengan keikhlasan mereka, kebutuhan konsumsi ribuan peserta terpenuhi — tanpa suara, tanpa sorotan, namun penuh keberkahan.
Gerakan ini sekaligus menjadi pengingat, bahwa perjuangan dakwah bukan hanya milik mereka yang berada di mimbar, tetapi juga mereka yang menyediakan makanan di balik layar dengan harap agar diterima sebagai amal shaleh di sisi Allah.
Dalam setiap kepedulian yang diwujudkan lewat sepiring nasi, ada doa yang tak terdengar namun menggetarkan langit. Maka dengan tulus, mari kita panjatkan:
"Ya Allah, terimalah amal mereka sebagai amal jariyah, luaskan rezeki mereka, sehatkan tubuh dan hati mereka, dan jadikan harta yang dibelanjakan sebagai penuntun ke surga-Mu. Kabulkan niat-niat tulus mereka, dan jadikan setiap butir nasi yang disantap menjadi saksi cinta mereka pada jalan-Mu."
Semoga GERASI terus berlanjut, tak hanya dalam Qini Nasional, namun dalam denyut kehidupan umat sehari-hari. Sebab berbagi makanan adalah salah satu bentuk dzikir yang terwujud dalam amal perbuatan.