Mahasiswa Universitas Indonesia Teliti Keilmuan Tarekat Idrisiyyah di Zawiyah Purwakarta

KOMINFO IDRISIYYAH • 09 Juni 2025

Mahasiswa Universitas Indonesia Teliti Keilmuan Tarekat Idrisiyyah di Zawiyah Purwakarta

Tarekat Idrisiyyah | Purwakarta, 2 Juni 2025 – Zawiyah Purwakarta Tarekat Idrisiyyah menerima kunjungan akademik dari 70 peserta rombongan Universitas Indonesia. Rombongan terdiri atas 67 mahasiswa, 2 dosen pendamping dan 1 koordinator lapangan dari Program Studi Arab, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, Universitas Indonesia. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan penelitian mata kuliah Islamologi yang menitikberatkan pada studi langsung mengenai tasawuf dan dunia tarekat.


Tarekat Idrisiyyah dipilih sebagai objek penelitian karena mahasiswa ingin menggali lebih dalam tentang sejarah, sistem ajaran, serta kontribusi praktis Tarekat Idrisiyyah dalam kehidupan modern. Sebelumnya, mereka telah melakukan studi awal terhadap beberapa tarekat lain, namun merasakan kebutuhan untuk mengeksplorasi pendekatan Tarekat Idrisiyyah yang dinilai unik dan kontekstual.


Penelusuran terhadap Tarekat Idrisiyyah dilakukan secara bertahap, dimulai dari paparan yang diperoleh melalui media sosial hingga kunjungan awal ke Zawiyah Utama di Batu Tulis, Jakarta. Pengalaman ini kemudian berlanjut ke kunjungan resmi di Zawiyah Purwakarta sebagai pusat kegiatan ruhaniyah dan pengajaran tasawuf di wilayah Jawa Barat.


Rangkaian Acara Edukatif dan Spiritual

Kegiatan kunjungan dilaksanakan dalam format yang terpadu, mencakup:


- Pembukaan dan pembacaan tawasul khas Idrisiyyah

- Sambutan oleh Ketua Zawiyah Purwakarta, Ustadz Waluyo

- Sambutan Perwakilan Kampus UI

Dosen Pembimbing : Siti Rohmah Soekarba, S.S., S.Pd., M.Hum

Koordinator Lapangan: Oki Alfares :

Mahasiswa UI : Amar Kholif

- Pemaparan materi sejarah dan sistem Idrisiyyah oleh Ustadz A. Rijal Muttaqin, S.Pd.

- Presentasi tentang peran Zawiyah oleh Ustadz Dudi Nurjalim, S.M.

- Diskusi interaktif dan tanya-jawab

- Muhasabah, dzikir, dan doa bersama

- Tukar cindera mata dan sesi dokumentasi


Mahasiswa tampak sangat antusias menyerap pengetahuan baru, terutama terkait esensi bertarekat dalam konteks kehidupan sehari-hari yang mencakup aspek duniawi dan ukhrawi.


Selama sesi diskusi, mahasiswa memperoleh perspektif baru tentang pentingnya bimbingan spiritual dalam menjalani kehidupan modern. Mereka menyadari bahwa tasawuf tidak berarti meninggalkan urusan dunia, melainkan justru mengintegrasikan nilai-nilai ruhani dalam aktivitas ekonomi, sosial, bahkan advokasi hukum.


Seorang dosen pendamping menyampaikan, “Kami takjub dengan bagaimana Tarekat Idrisiyyah memosisikan diri sebagai gerakan spiritual yang juga aktif dalam pendidikan, ekonomi, sosial, hingga bantuan hukum. Ini adalah model tasawuf kontemporer yang sangat relevan.”


Idrisiyyah Terbuka untuk Dunia Akademik


Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Tarekat Idrisiyyah terbuka untuk siapa pun yang ingin meneliti tentang keilmuan tasawuf dan tarekat, baik dari kalangan akademisi, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang ingin memahami lebih dalam tentang pendekatan spiritual yang konstruktif dan terukur.


Zawiyah Purwakarta sebagai salah satu cabang Tarekat Idrisiyyah juga menyediakan ruang dialog dan pengkajian terbuka bagi siapa saja yang ingin mengakses literatur, pengalaman, dan praktik tasawuf secara langsung.


Kesan mendalam yang dirasakan oleh pihak Universitas Indonesia selama kunjungan mendorong niat untuk menjalin kerja sama lebih lanjut. Pihak dosen menyatakan bahwa kolaborasi ini dapat diperluas ke bidang lainnya yang akan ditentukan oleh pihak Universitas terlebih dahulu.


Harapannya, tali silaturahmi antara UI dan Tarekat Idrisiyyah terus berkembang dan menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu tasawuf di tingkat akademik maupun masyarakat luas.