Tasawuf bisa Menjadi Solusi Problem Kehidupan Modern – Pesan Utama Kajian Syekh Akbar di Milan
KOMINFO IDRISIYYAH • 18 Juni 2025
Safari Dakwah Eropa | Milan, Italia – 14 Juni 2025 - Dalam lanjutan safari dakwahnya di Eropa, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag Mursyid Tarekat Idrisiyyah, kembali menyampaikan kajian tasawuf di Masjid Al Wahid, pusat spiritual Islam modern di bawah naungan COREIS Italia. Kajian ini dimulai pukul 16.30 waktu setempat, menjelang Salat Ashar, dan dihadiri oleh jamaah dari berbagai latar belakang, termasuk para ikhwan Idrisiyyah dari Italia dan negara-negara sekitarnya.
Dengan tema “Tasawuf sebagai Solusi Problem Kehidupan Modern”, Syekh Akbar membuka kajian dengan mengingatkan bahwa setiap manusia, apapun latar belakangnya, akan kembali kepada Allah. Oleh karena itu, hati harus selalu dijaga agar senantiasa kembali kepada-Nya dalam setiap kondisi—baik lapang maupun sempit. Kajian disampaikan dalam bahasa Indonesia dan diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional oleh Bapak Mara Umar, CEO Idrisiyyah Foundation, yang turut serta mendampingi safari dakwah ini.
“Kalau kita memahami bahwa Nabi Muhammad adalah rahmatan lil ‘alamin, maka hati kita akan dipenuhi dengan rahmat. Kita akan memandang manusia dengan cinta. Bahkan kepada yang berbeda iman sekalipun, kita akan tetap mencintainya sebagai sesama ciptaan Allah,” ujar Syekh Akbar dalam ceramahnya.
Suasana kajian terasa sangat khidmat dan menyentuh, terlebih saat Syekh Akbar menyinggung kunjungannya ke Vatikan beberapa hari sebelumnya. Beliau menekankan bahwa meskipun perbedaan iman tidak dapat diingkari, namun jika hati dipenuhi dengan cinta dan rahmat, manusia akan mampu hidup berdampingan dalam kedamaian.
“Jika hati bersih, kita tidak akan melihat orang lain dengan pandangan kebencian meskipun berbeda agama. Justru kita akan melihat persamaan sebagai manusia, sehingga tercipta rasa cinta dan persaudaraan yang universal,” lanjut beliau.
Kajian berdurasi hampir satu jam ini kemudian ditutup dengan doa agar jamaah istiqamah dalam menempuh jalan tarekat hingga akhir hayat. Syekh Akbar juga mendoakan kemajuan dan keberkahan Masjid Al Wahid, serta mengajak jamaah untuk berkontribusi dalam pengembangan masjid ini agar dapat menjadi pusat dakwah dan pendidikan Islam yang lebih luas di masa depan.
“Mudah-mudahan kita bisa selalu di dalam tarekat ini sampai akhir hayat. Dan kami mendoakan mudah-mudahan Masjid Al Wahid ini diberikan rezeki, dibangun lebih besar dan dilengkapi fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan. Ini bukan hanya untuk kita, tapi juga untuk generasi yang akan datang di Eropa,” pungkasnya.
Liputan Lainnya tentang SAFARI DAKWAH EROPA tersedia pada tautan berikut »
Hadis Jibril Jadi Pesan Utama Khutbah Syekh Akbar di Italia
>> Tarekat Idrisiyyah - Artikel Kajian
Setelah kajian, jamaah melaksanakan Salat Ashar berjamaah yang diimami langsung oleh Syekh Akbar. Momen ini menjadi penutup spiritual yang dalam, memperkuat ikatan ruhani para hadirin dengan mursyid dan dengan jalan tarekat yang mereka tempuh.