Santri Baitul Hidayah Menapak Ekonomi Idrisiyyah, Belajar Ekonomi Ala Tarekat Idrisiyyah
KOMINFO IDRISIYYAH • 26 Juni 2025
Pesantren Idrisiyyah | Tasikmalaya Selasa, 24 Juni 2025 - Suasana pagi di Pesantren Idrisiyyah terasa lebih semarak dari biasanya. Sekitar 70 santri tingkat akhir dari Pesantren Baitul Hidayah Bandung tiba dengan semangat tinggi dalam rangka Rihlah Iqtishodiyah, kunjungan ilmiah bertema ekonomi pesantren. Kegiatan ini bukan hanya menjadi momentum silaturahmi antar lembaga pendidikan Islam, melainkan juga sebuah jembatan intelektual yang menyatukan semangat keummatan.
Rombongan tiba di Tasikmalaya usai menempuh perjalanan dini hari, pada pagi hari para peserta disambut hangat oleh tim tuan rumah dan langsung menikmati sarapan pagi di Saung Panyawah, salah satu unit usaha kuliner yang dikelola oleh Idrisiyyah. Suasana rumah makan yang khas Sunda, berpadu dengan pelayanan yang ramah, memberikan kesan pertama yang menyejukkan.
Kegiatan resmi dimulai pukul 08.00 WIB di Joglo Limasan Pesantren Idrisiyyah. Sambutan hangat dari pengurus pesantren membuka perjumpaan ini, diikuti dengan kuliah umum bertema “Manajemen Ekonomi Pesantren” yang disampaikan oleh Ust. Iman Fauzi Sudirman, M.E. Dalam paparan beliau, para santri diajak memahami esensi dari kemandirian ekonomi berbasis nilai-nilai Islam, termasuk bagaimana lembaga pendidikan dapat berkembang secara finansial tanpa meninggalkan akar ruhani dan moralitasnya.
Usai sesi materi, kegiatan berlanjut dengan tour edukatif ke berbagai unit usaha Pesantren Idrisiyyah. Didampingi tim dari Sufi Training Center (STC), para peserta diperkenalkan dengan sistem manajemen dari beragam sektor—mulai dari pendidikan formal, klinik kesehatan, travel haji-umrah, fashion Islami, rumah makan, hingga mini market. Tak sedikit dari para santri yang tampak antusias bertanya dan mencatat poin-poin penting selama kunjungan.
Salah satu peserta, Zikri Akbar, menyampaikan kesannya, “Saya tidak menyangka bahwa di Tasikmalaya ada tempat kuliah dan pesantren sebesar dan seindah ini. Saya sangat kagum melihat sistem dan unit usahanya yang sangat maju.”
Simak juga berita lainnya tentang "Pertemuan Tokoh Energi dan Tokoh Ruhani, Manajer PLN Tasikmalaya Temui Syekh Akbar" pada link berikut » Tarekat Idrisiyyah - Artikel Kajian
Kegiatan ini ditutup dengan harapan bersama bahwa silaturahmi ini bukan menjadi akhir, melainkan awal dari jalinan yang lebih erat. Sebagaimana disampaikan dalam sambutan penutup, Pesantren Idrisiyyah terbuka bagi siapa pun yang ingin belajar, berbagi dan berkhidmat untuk kebaikan umat. Sinergi antar pesantren diharapkan dapat menjadi kekuatan kolektif dalam membangun peradaban Islam yang mandiri secara ruhani dan ekonomi.