Membuka Pintu Taman Surga di Tangerang, Dzikir Akbar Bersama Mursyid Tarekat Idrisiyyah

KOMINFO IDRISIYYAH • 29 Juni 2025

Membuka Pintu Taman Surga di Tangerang, Dzikir Akbar Bersama Mursyid Tarekat Idrisiyyah

Tarekat Idrisiyyah | Tangerang Sabtu, 28 Juni 2025 - Masjid Umaamah di kawasan Medang Lestari pagi itu berubah menjadi lautan dzikir dan cahaya. Sekitar 500 lebih jamaah dari berbagai kalangan memadati ruang utama masjid untuk mengikuti Dzikir Akbar bersama Mursyid Tarekat Idrisiyyah sekaligus Pimpinan Pusat JATMAN, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag. Acara ini merupakan bagian dari Masjid Umaamah dalam menghidupkan ruh keislaman yang menyentuh qolbu.


Kegiatan dibuka sejak pukul 07.30 WIB dengan pembacaan Yasin dan tahlil, dilanjutkan Rawi Maulid Nabi yang diiringi rebana, menghadirkan nuansa cinta kepada Rasulullah ﷺ. Sekitar pukul 09.00, acara resmi dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sambutan dari Ketua DKM Masjid Umaamah, Syekh Akbar naik mimbar tepat pukul 09.30 dan membuka majelis dengan sebuah hadis agung yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra.,


“Apabila kalian melewati taman-taman surga, maka duduklah di dalamnya.” Para sahabat bertanya, “Apa itu taman-taman surga, ya Rasulullah?” Nabi menjawab, “Itulah halaqah dzikir.”


Dengan intonasi lembut dan bertenaga, beliau menjelaskan bahwa majelis dzikir bukan sekadar rutinitas, tapi merupakan taman-taman surga di muka bumi. Halaqah dzikir menghidupkan qolbu, sebagaimana halaqah ilmu mengasah akal. Keduanya adalah dua sayap yang membawa manusia pada pemahaman dan kedekatan dengan Allah.


Lebih jauh, Syekh Akbar mengingatkan bahwa qolbu adalah tempat Allah memandang seorang hamba.


“Kebanyakan manusia mengukur kemuliaan dari jabatan, kekayaan, kecantikan, atau popularitas. Tapi Allah tidak melihat postur tubuh, warna kulit, atau ketenaran kita. Allah menilai kita dari hati dan amal,” jelasnya, seraya mengutip sabda Nabi Muhammad ﷺ:


“Sesungguhnya Allah tidak melihat rupa dan bentuk kalian, tetapi Allah melihat hati dan amal kalian.”


Simak juga berita lainnya tentang "Santri Baitul Hidayah Menapak Ekonomi Idrisiyyah, Belajar Ekonomi Ala Tarekat Idrisiyyah" pada link berikut » Tarekat Idrisiyyah - Artikel Kajian


Pesan ini menjadi perenungan dalam-dalam bagi para jamaah, bahwa setiap insan memiliki peluang yang sama untuk mulia di sisi Allah, tanpa batasan sosial, fisik atau ekonomi.


Acara diakhiri dengan dzikir bersama dan doa penutup yang dipimpin langsung oleh Syekh Akbar. Jamaah terlihat khusyuk, sebagian larut dalam tangis haru, merasakan suasana ruhani yang lembut menyelimuti. Kehadiran beliau bukan hanya menguatkan semangat ibadah, tapi juga membangkitkan kesadaran ruhani yang jarang disentuh di tengah hiruk pikuk dunia.