Mahasantri Idrisiyyah Jadi Kandidat Beasiswa Cahaya Pintar dari YBM PLN Jabar Selama 8 Semester

KOMINFO IDRISIYYAH • 04 Juli 2025

Mahasantri Idrisiyyah Jadi Kandidat Beasiswa Cahaya Pintar dari YBM PLN Jabar Selama 8 Semester

Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 4 Juli 2025 — Komitmen dalam mengembangkan pendidikan tasawuf yang terintegrasi dengan penguatan ilmu dan amal, kini kembali mendapat pengakuan dari lembaga eksternal. Kali ini, Tarekat Idrisiyyah mendapat kunjungan kehormatan dari Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Provinsi Jawa Barat, yang datang dalam rangka penjajakan sinergi program Beasiswa Cahaya Pintar.


Kunjungan ini berlangsung pada Jumat pagi (4/7) dan diterima langsung oleh pengurus Tarekat Idrisiyyah dan Mursyid Tarekat Idrisiyyah, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag., di Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya.


Dalam pertemuan yang berlangsung hangat, Syekh Akbar dan Pengurus YBM PLN Jabar membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari sistem pendidikan berbasis tasawuf, pengembangan kawasan terintegrasi pondok pesantren Idrisiyyah, hingga peran dakwah internasional Idrisiyyah di Eropa, khususnya Italia & Prancis.


Pihak YBM PLN Jabar menyampaikan apresiasi mendalam atas sistem pendidikan Idrisiyyah yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pensucian hati dan membangun akhlak mulia mahasantri.


“Mudah-mudahan kami mendapatkan calon penerima beasiswa yang baik dari sini, karena Pesantren Idrisiyyah sudah terintegrasi dan mempelajari tasawuf, sehingga mahasantri diajarkan untuk membersihkan hati. Harapannya, mahasiswa yang menerima beasiswa bisa bermanfaat dan menghidupkan masyarakat dengan keilmuannya,” ungkap Bapak Ery Lubis, perwakilan dari YBM PLN Jawa Barat.


16 Mahasantri Jalani Seleksi Ketat Beasiswa Cahaya Pintar Usai pertemuan, tim dari YBM PLN Jabar langsung melaksanakan proses seleksi melalui wawancara terhadap 16 mahasantri terpilih dari dua institusi pendidikan tinggi Idrisiyyah, yakni Sekolah Tinggi Agama Islam Idrisiyyah (STAIIDRIS) dan Ma’had Aly Idrisiyyah.


Dalam proses ini, para mahasantri dinilai berdasarkan prestasi akademik, integritas spiritual, serta niat dan motivasinya dalam menempuh pembelajaran. Dari jumlah tersebut, untuk tahap pertama akan dipilih lima penerima utama Beasiswa Cahaya Pintar yang berhak memperoleh pembiayaan pendidikan penuh selama delapan semester.


Program Beasiswa Cahaya Pintar YBM PLN Jabar merupakan wujud kepedulian terhadap pendidikan berkelanjutan yang terpadu dengan misi pemberdayaan masyarakat. Sinergi dengan Tarekat Idrisiyyah menegaskan bahwa pendidikan tasawuf memiliki daya dorong nyata dalam mencetak insan yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan spiritual, tetapi juga tangguh secara ruhani dan sosial.


Simak juga berita lainnya tentang "GM Telkom Wilayah Priangan Timur Bersilaturahmi ke Pesantren Idrisiyyah, Bahas Kolaborasi Strategis Digital & Sosial" pada link berikut » Tarekat Idrisiyyah - Artikel Kajian


Beasiswa ini ditujukan untuk mahasiswa berprestasi dan secara ekonomi kurang mampu dengan harapan mampu mencetak pemimpin masa depan yang berjiwa spiritual dan memiliki kemampuan leadership dengan memberi contoh (uswah hasanah) yang akan berdampak sosial nyata. Sinergi antara YBM PLN Jabar dan Tarekat Idrisiyyah diharapkan menjadi model kolaborasi antara sistem pendidikan pondok pesantren dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan dunia usaha dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan perberdayaan masyarakat, baik secara spiritual mapun ekonomi dan sosial.