Pemilik Rumah Sakit Ridhoka Salma Bekasi, Tulus Menjadi Murid Tarekat Idrisiyyah

KOMINFO IDRISIYYAH • 15 Agustus 2025

Pemilik Rumah Sakit Ridhoka Salma Bekasi, Tulus Menjadi Murid Tarekat Idrisiyyah

Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 14 Agustus 2025 — Suasana malam di Pesantren Idrisiyyah terasa sejuk dan khidmat saat Hj. Roziana Ghani, Direktur Utama Rumah Sakit Ridhoka Salma, Bekasi, hadir mengikuti Majelis Dzikir Makhsus yang rutin digelar setiap malam Jumat. Dalam kunjungan ini, Ibu Ghani secara resmi mengambil talqin dzikir wirid Tarekat Idrisiyyah dari Syekh Akbar Muhammad Fathurrahman, M.Ag., sekaligus menyatakan niatnya untuk menjadi murid tarekat.


Kedatangan Ibu Ghani yang padat jadwal di bulan Agustus ini tidak mengurangi semangatnya untuk bersilaturahim ke Idrisiyyah. “Walaupun padat, yang paling utama bisa datang dan bertemu Syekh, supaya makin cinta,” ujarnya dengan senyum penuh kehangatan dan menunjukkan bagaimana kecintaanya dalam mengabdi kepada Allah SWT.


Usai majelis dzikir yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB, Ibu Ghani diterima di kediaman Syekh Akbar. Dalam pertemuan tersebut, terjalin pembicaraan mendalam mengenai perjalanan spiritual dan kiprah Ibu Ghani membangun Rumah Sakit Ridhoka Salma — sebuah rumah sakit syariah yang kini menjadi salah satu pusat layanan kesehatan besar di Bekasi.


Syekh Akbar menyampaikan kekagumannya terhadap perjuangan Ibu Ghani, yang memulai dari kekurangan hingga mampu mengembangkan fasilitas kesehatan islami yang diterima masyarakat. Beliau berharap pengalaman tersebut dapat menjadi inspirasi untuk mengembangkan Idrisiyyah Medical Center menjadi rumah sakit syariah. Harapan ini disambut antusias oleh Ibu Ghani yang berkomitmen memberikan dukungan strategis.


Kisah Inspiratif Pembangunan Rumah Sakit


Didirikan pada tahun 2007 sebagai apotek dan rumah bersalin 24 jam, Ridhoka Salma berkembang menjadi Rumah Sakit Ibu dan Anak pada 2010, dan resmi menjadi Rumah Sakit Ridhoka Salma pada 5 Oktober 2012. Terletak strategis di Jalan Raya Imam Bonjol, Cikarang Barat, rumah sakit ini didukung tenaga medis profesional dengan layanan bernuansa islami.


Keunikan Ridhoka Salma terletak pada prinsip “tidak pernah menolak pasien”, yang justru membawa keberkahan dan keberlanjutan usaha. Selain itu, rumah sakit ini aktif mengedukasi kesehatan di pesantren, masjid dan komunitas yatim-dhuafa, bahkan memberikan jaminan kesehatan bagi guru ngaji.


Ibu Ghani juga membagikan kisah keberhasilan putra keduanya yang kini membangun klinik Taksmi Medika selama 1,5 tahun. Klinik tersebut berkembang pesat dari omzet Rp20 juta per bulan menjadi Rp520 juta per bulan tanpa mengandalkan pasien BPJS.


Pesan Ruhani Syekh Akbar


Dalam tausiyah singkat, Syekh Akbar menekankan pentingnya memiliki guru agar tersambung mata rantai ruhani hingga Rasulullah SAW. Beliau mengingatkan,


“Kenikmatan dunia tidak hanya nikmat lahir, tapi ada juga nikmat batin. Nikmat batin tidak akan putus bahkan sampai di akhirat, sedangkan nikmat lahir akan terputus ketika kita meninggal dunia.”


Simak juga berita lainnya pada link berikut » Mursyid Tarekat Idrisiyyah Kembali Hadir di Kota Sufi 3.0, Diiringi Ulama JATMAN Perkuat Tasawuf Se-Nusantara - Tarekat Idrisiyyah


Temukan lebih banyak kajian Islam di idrisiyyah.or.id

Kunjungan ini menjadi titik awal sinergi antara visi kesehatan Islami dan pembinaan hati, dengan harapan melahirkan fasilitas kesehatan yang tak hanya profesional secara medis, tetapi juga membimbing pasien menuju kesehatan lahir dan batin.