Liqo’ Mahabbah, 100 Ulama Sufi Asia Tenggara Berkumpul di Sabah
KOMINFO IDRISIYYAH • 26 Agustus 2025
Tarekat Idrisiyyah | Sabah, 23 Agustus 2025 — Rangkaian acara Kota Sufi Se-Nusantara 3.0 di Sabah menjadi saksi berkumpulnya lebih dari 100 ulama sufi dari berbagai negara Asia Tenggara dalam sebuah Liqo’ Mahabbah Sufiyah. Pertemuan ini menghadirkan suasana penuh kekhidmatan, dimana para masyayikh saling bertukar pandangan tentang peran tasawuf dalam menjaga keutuhan umat serta relevansinya di tengah tantangan modernitas.
Dalam kesempatan tersebut, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag., Mursyid Tarekat Idrisiyyah sekaligus Rais Idarah A’liyah JATMAN Indonesia, menyampaikan nasihat penting tentang urgensi menjaga tradisi keilmuan sufi. Beliau menekankan perlunya memperbanyak referensi serta penguatan literasi melalui karya-karya turats ulama terdahulu sekaligus melahirkan karya-karya baru yang relevan dengan zaman.
“Kita perbanyak referensi, kita perbanyak ilmu, baik turats dari kitab-kitab terdahulu maupun dengan menghasilkan karya-karya terbaru. Kita jaga muhafadzah pada turats para ulama, sekaligus menciptakan kitab-kitab kekinian, termasuk salah satunya adalah kitab Dalīlus Sālikīn ilā Manāhijil ‘Ārifīn,” ungkap Syekh Akbar di hadapan para ulama dan peserta.
Kitab Dalīlus Sālikīn ilā Manāhijil ‘Ārifīn sendiri merupakan salah satu karya kolektif para ulama sufi yang diterbitkan oleh Rabithah Masyayikh Sufiyah Nusantara. Kitab ini memuat panduan praktis bagi para salik dalam menempuh jalan tasawuf yang bersumber dari Al-Qur’an, Sunnah dan warisan para imam sufi otoritatif.
Simak juga berita lainnya pada link berikut » Tarekat Idrisiyyah - Liputan
Pertemuan akbar ini mempertegas pentingnya kolaborasi antar-ulama dan tarekat sufi di kawasan Asia Tenggara. Melalui Liqo’ Mahabbah Sufiyah, para ulama meneguhkan kembali semangat persatuan, menjaga kemurnian ajaran tasawuf, serta menyusun strategi dakwah sufistik yang relevan untuk menjawab tantangan umat di era globalisasi.