Santri Tunjukkan Kekompakan di Lomba Kelompok Qini Competition 4.0
KOMINFO IDRISIYYAH • 19 September 2025
Qini Nasional 160 | Tasikmalaya, 18 September 2025 — Selain lomba individu, Qini Competition 4.0 juga menghadirkan kompetisi kelompok yang menekankan kerjasama tim dan kekompakan santri. Dua cabang utama adalah Lalaran Alfiyah dan Lomba Cerdas Cermat Islami (LCCI).
Lalaran Alfiyah: Melantunkan Ilmu Nahwu dalam Syair
Dalam Lalaran Alfiyah, para santri diminta melantunkan bait-bait syair dari kitab Alfiyah Ibnu Malik, sebuah karya monumental berisi lebih dari 1.000 bait nadzhom (syair) yang membahas kaidah ilmu nahwu dan sharaf. Kitab ini menjadi rujukan utama di pesantren dalam memahami tata bahasa Arab.
Penampilan para peserta bukan hanya sekadar melantunkan nadzhom, tetapi juga menjelaskan makna dan isi bait-bait Alfiyah serta menjawab pertanyaan juri tentang penerapan kaidah dalam bahasa Arab. Hal ini menjadikan lomba lebih hidup, memadukan hafalan, pemahaman dan retorika ilmiah.
Dalam kompetisi ini, PP. Nurul Huda Al Falakiyah tampil sebagai Juara 1, diikuti PP. Salafiyyah Al Futuhiyyah Putra sebagai Juara 2, dan PP. Salafiyyah Al Futuhiyyah Putri sebagai Juara 3.
Penonton yang memadati arena tampak antusias, menikmati lantunan nadzhom yang dibawakan dengan penuh semangat. Setiap bait yang terucap terasa menghidupkan suasana ilmiah dan tradisi khas pesantren.
Simak juga berita lainnya pada link berikut » Prestasi Gemilang Santri dalam Lomba Individu Qini Competition 4.0 - Tarekat Idrisiyyah
Lomba Cerdas Cermat Islami (LCCI)
Sementara itu, di cabang LCCI, kekompakan dan kecepatan berpikir menjadi penentu kemenangan. PP. Miftahul Huda berhasil meraih Juara 1 dengan strategi matang, disusul PP. Salam Mukrom Putra sebagai Juara 2, dan PP. Amanah Muhammadiyah sebagai Juara 3.
Kolaborasi dan Semangat Ukhuwah
Kegiatan lomba kelompok ini menjadi bukti bahwa kekuatan kolaborasi dan semangat belajar bersama dapat mengantarkan pesantren meraih prestasi terbaik. Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini memperkuat nilai ukhuwah, tradisi keilmuan, dan budaya ilmiah pesantren.