Rakornas Zawiyah Qini 160 Mengokohkan Semangat Dakwah Idrisiyyah
KOMINFO IDRISIYYAH • 19 September 2025
Syekh Akbar: “Gerakkan diri, lalu gerakkan orang lain. Itulah jalan kebaikan.”
Qini Nasional 160 | Tasikmalaya, 18 September 2025 – Qini Nasional ke-160 Tarekat Idrisiyyah dawali dengan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Zawiyah pada Jumat (19/9/2025) di Aula Musyahadah. Seperti tradisi yang sudah berjalan, Rakornas selalu menjadi agenda pertama dalam Qini, sebagai penguat arah dan semangat bagi para pengurus zawiyah di seluruh Indonesia sebelum memasuki rangkaian acara lainnya.
Pentingnya Rakornas: Menyatukan Arah dan Semangat Dakwah
Rakornas bukan hanya forum koordinasi teknis, tetapi juga momentum penyatuan hati, visi, dan langkah dakwah Idrisiyyah. Para ustadz zawiyah hadir sebagai ujung tombak penyebaran dakwah mursyid di wilayah masing-masing, para ustadz dan ketua zawiyah hadir secara langsung maupun mengikuti via online.
Rakornas diadakan di hari pertama Qini agar semangat pengurus zawiyah menyebar dan menular kepada seluruh jamaah yang mengikuti rangkaian acara. Dengan demikian, jamaah dapat merasakan bahwa semangat, arah dan kekuatan dakwah datang dari teladan para ustadz yang memimpin langsung.
Karena pentingnya kegiatan Rakornas ini maka dalam tausiyahnya, Mursyid Tarekat Idrisiyyah, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag., memberikan arahan penuh makna. Beliau mengingatkan bahwa ustadz zawiyah adalah kepanjangan tangan mursyid dalam dakwah, sebagaimana sahabat Rasulullah menjadi perwujudan Nabi dalam seluruh aspek kehidupan.
Syekh Akbar menyampaikan:
"Ustadz Zawiyah harus menggerakkan diri dan mampu menggerakkan orang lain. Itu kebaikan. Barangsiapa menunjukkan kebaikan dan orang itu menjalankan kebaikan yang kita sampaikan, maka kita akan mendapat kebaikan seperti yang dilakukan orang tersebut. Seperti dalam bisnis multi level marketing, passive income mengalir terus walaupun kita sudah berada di alam barzakh.”
Pesan ini meneguhkan kembali bahwa setiap langkah dakwah ustadz zawiyah tidak hanya berdampak pada jamaah yang dibimbing, tetapi juga menghadirkan aliran pahala yang tak terputus.
Seiring dengan Rakornas Zawiyah, digelar pula Rakornas Khadijiyyah, yaitu forum koordinasi bagi para istri ustadz zawiyah. Kehadiran Khadijiyyah menegaskan bahwa dakwah tidak mungkin berjalan tanpa dukungan keluarga, terutama peran istri yang senantiasa mendampingi suami dalam mengemban amanah mursyid.
Dengan adanya Rakornas Khadijiyyah, para istri ustadz dibekali motivasi dan arahan agar semakin kokoh dalam mendukung dakwah. Sinergi antara ustadz zawiyah dan khadijiyyah diharapkan melahirkan kekuatan dakwah yang lebih luas, menyentuh jamaah tidak hanya dari sisi ilmu, tetapi juga keteladanan keluarga.
Simak juga berita lainnya pada link berikut » Santri Tunjukkan Kekompakan di Lomba Kelompok Qini Competition 4.0 - Tarekat Idrisiyyah
Rakornas ditutup dengan doa bersama, memohon agar Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan, kekuatan, dan keistiqamahan kepada seluruh pengurus, ustadz, dan keluarga zawiyah dalam menapaki jalan dakwah.
Qini 160 pun berlanjut dengan semangat yang telah ditanamkan sejak hari pertama, bahwa dakwah adalah amanah agung yang membutuhkan kerja sama, pengorbanan, dan keteladanan dari semua pihak.