Syekh Akbar Isi Diskusi Tasawuf dan Tarekat Bulanan di PBNU Jakarta

KOMINFO IDRISIYYAH • 07 Oktober 2025

Syekh Akbar Isi Diskusi Tasawuf dan Tarekat Bulanan di PBNU Jakarta

Tarekat Idrisiyyah | Jakarta, 4 Oktober 2025 — Rois Idarah Aliyyah JATMAN, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag., kembali tampil aktif dalam kegiatan dakwah keilmuan melalui Diskusi Tasawuf dan Tarekat Bulanan yang diselenggarakan di Masjid An-Nahdhah PBNU, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan agenda rutin Lajnah Mubahatsah Masail Ash-Shufiyah dan Lajnah Istighosah Idarah Aliyyah JATMAN, yang menjadi wadah penguatan pemahaman tasawuf di kalangan ulama dan jamaah tarekat mu’tabarah.

 

Dengan mengangkat tema “Pentingnya Mencari Guru Mursyid dan Ciri-cirinya,” forum yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut berlangsung hangat hingga pukul 22.30 WIB. Diskusi tidak hanya menyoroti aspek teoretis tasawuf, tetapi juga menjawab berbagai persoalan aktual yang muncul dalam kehidupan spiritual masyarakat modern.

 

Syekh Akbar, dalam kapasitasnya sebagai Rois Idarah Aliyyah JATMAN dan juga Mursyid Tarekat Idrisiyyah, menegaskan pentingnya keaslian sanad dan bimbingan seorang mursyid dalam perjalanan ruhani. Menurut beliau, mursyid sejati adalah yang memiliki sanad keilmuan dan rohani bersambung hingga Rasulullah ﷺ, serta berperan menjaga kemurnian ajaran tasawuf dari penyimpangan.

 

Diskusi malam itu juga diwarnai dengan berbagai pertanyaan menarik dari peserta, di antaranya:

 

1. Apakah seorang mursyid bisa menjadi mursyid lebih dari satu thariqah?

2. Apakah ketika seorang mursyid wafat, ia digantikan oleh anaknya atau muridnya?

3. Bagaimana sikap kita kepada mursyid yang mengikuti politik?

4. Mengapa ilmu tasawuf kini kurang dikenal dan tidak menarik di kalangan masyarakat modern?

5. Apa langkah JATMAN agar tasawuf lebih dikenal luas di masyarakat?

 

Beragam pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Syekh Akbar dengan pendekatan ilmiah dan ruhani yang mendalam, menggambarkan keluasan ilmu sekaligus keluasan hati seorang mursyid sejati.

 

Kegiatan yang dipandu oleh Dr. Ali M. Abdillah, M.A. dan juga menghadirkan Sidi Rokhimuddin Al-Bantani ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali peran JATMAN sebagai garda pengawal nilai-nilai tasawuf dan akhlak Islam di tengah masyarakat.


Simak juga berita lainnya pada link berikut » Mahasantri Idrisiyyah Raih Juara di MQK Internasional 2025 Sulawesi Selatan - Tarekat Idrisiyyah

 

Bagi jamaah yang ingin menyimak ulang seluruh sesi tanya jawab dan tausiyah Syekh Akbar, rekaman lengkapnya dapat disaksikan melalui kanal YouTube TVNU pada tautan berikut:

 

🔗 https://www.youtube.com/live/pwkrnn_LjQc?si=xrHO7EdB9Uuzx2x2