Silaturahmi Kaprodi Manajemen Dakwah UIN Sunan Gunung Djati Bandung ke Syekh Akbar
KOMINFO IDRISIYYAH • 28 Oktober 2025
Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 22 Oktober 2025 – Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag., Mursyid Tarekat Idrisiyyah, menerima kunjungan silaturahmi dari pihak Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Rombongan dipimpin oleh Dr. H. Abdul Mujib, M.Ag., selaku Ketua Prodi Manajemen Dakwah sekaligus Imam Besar Masjid Agung Al-Ukhuwwah Kota Bandung. Ia hadir bersama sekretaris prodi dan disambut oleh Ustadz Asep Deni serta Ustadz Farid Hamzah untuk kemudian menuju kediaman Syekh Akbar di lingkungan Pesantren Idrisiyyah.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahmi akademik dalam rangka mengundang Syekh Akbar sebagai narasumber pada Workshop Tata Kelola Lembaga Dakwah yang akan digelar oleh Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada 5 November 2025. Workshop tersebut akan membahas manajemen masjid, madrasah, dan pondok pesantren berbasis spiritualitas.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Abdul Mujib mengungkapkan rasa syukurnya dapat berkunjung secara langsung ke Pesantren Idrisiyyah.
“Saya sering melewati pesantren ini, tapi baru kali ini berkesempatan bersilaturahmi langsung. Alhamdulillah, selain mendapat tausiyah dan fatwa dari Syekh Akbar, saya juga menerima kitab Tasawuf Lil Hayah." ujarnya.
Beliau kemudian menambahkan pandangannya mengenai eksistensi Pesantren Idrisiyyah sebagai lembaga dakwah yang mampu memadukan spiritualitas dan modernitas.
“Luar biasa, Idrisiyyah sebagai pesantren berbasis tarekat yang berkomitmen mengembangkan pesantren modern dan aktif di berbagai sektor. Pesantren ini layak menjadi percontohan di Kabupaten Tasikmalaya,” tutur Dr. Mujib.
Syekh Akbar menyambut dengan penuh apresiasi dan menyampaikan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga dakwah tarekat.
Pertemuan tersebut diakhiri dengan doa bersama serta penyerahan karya intelektual Tarekat Idrisiyyah kepada pihak UIN Sunan Gunung Djati Bandung sebagai simbol sinergi keilmuan dan spiritualitas dalam penguatan dakwah di era modern.