Kajian dan Muhasabah Hypnotherapy: Menata Pikiran, Menguatkan Kepedulian
KOMINFO IDRISIYYAH • 07 Januari 2026
Ma’had Aly Idrisiyyah menyelenggarakan kegiatan Kajian dan Muhasabah Hypnotherapy pada Selasa, 17 Rajab 1447 Hijriah bertepatan dengan 6 Januari 2026, bertempat di Masjid Al-Fattah, Pondok Pesantren Idrisiyyah Tasikmalaya. Kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 3.000 peserta yang terdiri dari santri, masyarakat umum, serta berbagai komunitas yang datang dengan semangat untuk menenangkan pikiran dan menata kembali ruang batin.
Mengangkat tema “Detox Pikiran: Mengatasi Kecemasan di Era Overinformasi”, kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama di tengah derasnya arus informasi yang kerap menimbulkan kelelahan mental dan kecemasan. Melalui kajian yang memadukan ilmu, kesadaran, dan pendekatan penyembuhan batin, para peserta diajak untuk menyadari pentingnya menjaga kesehatan pikiran sebagai bagian dari ikhtiar merawat diri secara utuh—lahir dan batin.
Sebelum kajian dimulai, Agnia Care turut mengambil peran dengan melaksanakan lelang kemanusiaan sebagai upaya menghimpun donasi. Lelang ini diperuntukkan bagi keluarga besar yang terdampak musibah banjir yang terjadi beberapa waktu lalu, sekaligus sebagai wadah penghimpunan donasi kemanusiaan secara umum. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kepedulian dan kebersamaan, mencerminkan nilai solidaritas yang tumbuh di tengah jamaah Tarekat Idrisiyyah.
Kajian dan muhasabah dipandu oleh Umma Ilmia Amalia, S.Pd., M.Pd., CH., CHT., CPHT., CNLP 1, seorang praktisi hypnotherapy yang dikenal dengan pendekatan penyembuhan berbasis empati dan kesadaran. Melalui sesi kajian, refleksi, dan muhasabah mendalam, peserta diajak menyelami ruang batin untuk melepaskan beban pikiran, meredam kecemasan, serta menemukan kembali ketenangan dan keseimbangan jiwa.
Sepanjang pelaksanaan kegiatan, suasana Masjid Al-Fattah dipenuhi keteduhan dan kekhusyukan. Setiap sesi berlangsung dengan tertib dan penuh adab, menciptakan ruang aman bagi peserta untuk hadir secara utuh—mental, emosional, dan spiritual. Lebih dari sekadar kajian, kegiatan ini menjadi ruang pemulihan kolektif, di mana kepedulian sosial dan ketenangan batin berjalan beriringan.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, Kajian dan Muhasabah Hypnotherapy dinyatakan berlangsung dengan sukses. Kegiatan ini meninggalkan jejak kesadaran baru, keteduhan jiwa, serta semangat kepedulian yang diharapkan terus hidup dalam keseharian jamaah dan masyarakat.