Pembukaan Qini Nasional 162, Ketua MUI Tasikmalaya Tegaskan Pentingnya Spiritualitas untuk Menjaga NKRI
KOMINFO IDRISIYYAH • 22 Mei 2026
Qini Nasional 162 - Tasikmalaya 21 Mei 2026 | Pembukaan Qini Nasional ke-162 yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Idrisiyyah berlangsung pada Malam Jumat dengan dihadiri jamaah dari berbagai daerah. Kegiatan rutin ini menjadi momentum berkumpulnya jamaah untuk mengikuti rangkaian majelis zikir, pengajian, dan penguatan nilai-nilai spiritual kebangsaan.
Acara pembukaan diawali dengan sambutan perwakilan tuan rumah yang disampaikan oleh Ustadz Asep Deni Al Idrisi. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang kepada para jamaah dan tamu undangan yang hadir dalam pelaksanaan Qini Nasional ke-162. Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan Qini selama tiga hari ke depan dapat diikuti oleh para jemaah dalam keadaan sehat walafiat dan tanpa kendala.
Pembukaan Qini Nasional turut dihadiri Ketua MUI Kota Tasikmalaya, K.H. Aminudin Bustomi. Dalam sambutannya, Beliau menekankan pentingnya menjaga dimensi spiritual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut Kyai Amin, seluruh pejabat negara sejak awal telah diikat oleh sumpah jabatan yang menyebut nama Allah. Karena itu, jabatan semestinya menjadi sarana menghadirkan kemaslahatan dan mendekatkan masyarakat kepada nilai-nilai ketuhanan.
Ia mengatakan, ketika kekuasaan justru menjauhkan masyarakat dari Allah, maka persoalan besar akan muncul dalam kehidupan bangsa.
Dalam kesempatan tersebut, Kyai Aminudin juga menyampaikan pandangannya mengenai peran pesantren dalam menjaga ketahanan moral bangsa. Ia menyebut gerakan zikir yang hidup di pesantren sebagai bagian dari kekuatan spiritual yang menjaga Indonesia.
Menurut dia, sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia tidak hanya dibangun oleh kekuatan persenjataan, tetapi juga oleh semangat keagamaan yang mempersatukan masyarakat.
“Pekikan Allahu Akbar menjadi kekuatan yang menyatukan hati para pejuang dalam mengusir penjajah,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjaga Tasikmalaya sebagai pusat gerakan keumatan di Jawa Barat dan Nusantara.
Usai menyampaikan sambutan, K.H. Aminudin Bustomi mengikuti rangkaian pengajian bersama jamaah yang disampaikan oleh Syekh Akbar Muhammad Fathurahman hingga majelis ilmu selesai.
Qini Nasional ke-162 menjadi bagian dari agenda rutin Tarekat Idrisiyyah yang mempertemukan jamaah dari berbagai wilayah untuk mengikuti pengajian, zikir, dan pembinaan ruhani secara bersama.