Angklung, Hadroh, dan Marching Band Meriahkan Qini Nasional 162

KOMINFO IDRISIYYAH • 23 Mei 2026

Angklung, Hadroh, dan Marching Band Meriahkan Qini Nasional 162

Qini Nasional 162 | Tasikmalaya, 22 Mei 2026 — Suasana sore dalam rangkaian kegiatan Qini Nasional 162 terasa semakin semarak dengan penampilan berbagai ekstrakurikuler santri Pesantren Idrisiyyah. Penampilan angklung, hadroh, hingga marching band menjadi suguhan yang tidak hanya menghibur jamaah, tetapi juga mencerminkan proses transformasi pendidikan pesantren yang terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.




Para santri putri membuka penampilan dengan harmoni angklung yang menenangkan dan penuh kekompakan. Alunan nada yang dimainkan bersama menghadirkan suasana teduh sekaligus menunjukkan kemampuan santri dalam membangun konsentrasi, kerja sama, dan sensitivitas rasa dalam sebuah tim.

 


Selain menjadi warisan budaya Nusantara, seni angklung juga dikenal memiliki dampak positif terhadap perkembangan karakter dan kemampuan kognitif. Permainan angklung melatih fokus, koordinasi, disiplin, serta kemampuan mendengar dan bekerja secara harmonis dengan orang lain. Dalam lingkungan pesantren, nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam pembentukan adab dan kebersamaan antarsantri.




Suasana kemudian berubah lebih semangat saat para santri putra menampilkan hadroh dengan lantunan shalawat yang menggugah. Tabuhan rebana yang kompak dan penuh energi turut menghidupkan suasana Qini Nasional 162 serta menghadirkan nuansa kecintaan kepada Rasulullah SAW.

 


Kegiatan hadroh sendiri menjadi salah satu media pembinaan ruhani dan karakter santri. Selain melatih kekompakan dan disiplin, hadroh juga menjadi sarana dakwah serta pembiasaan menanamkan mahabbah kepada Rasulullah SAW melalui syair-syair shalawat yang dilantunkan bersama.



Kemudian, penampilan marching band dari santri putri turut memeriahkan suasana dengan atraksi penuh ketepatan, disiplin, dan kepercayaan diri. Kekompakan barisan serta keterampilan memainkan alat musik menunjukkan proses latihan yang serius dan konsisten di lingkungan pesantren.

 


Marching band tidak hanya membangun keterampilan musikal, tetapi juga membentuk jiwa kepemimpinan, tanggung jawab, fokus, serta kemampuan bekerja dalam satu komando. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pendidikan Pesantren Idrisiyyah dalam membentuk santri yang siap menghadapi tantangan kehidupan dan perjuangan dakwah di tengah masyarakat.

 


Penampilan ekstrakurikuler ini menjadi bagian dari ikhtiar transformasi pendidikan Pesantren Idrisiyyah dalam menghadirkan sistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada ilmu agama dan adab, tetapi juga pengembangan potensi, kreativitas, keterampilan, serta kepercayaan diri santri.



Melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, Pesantren Idrisiyyah terus berupaya membentuk generasi santri yang memiliki keseimbangan antara kekuatan spiritual, intelektual, sosial, dan keterampilan hidup. Dengan demikian, santri diharapkan mampu menjadi pribadi yang siap berkhidmat, berdakwah, dan memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa.