Malam Puncak Qini Nasional 162 Perkuat Tasikmalaya sebagai Kota Santri

KOMINFO IDRISIYYAH • 24 Mei 2026

Malam Puncak Qini Nasional 162 Perkuat Tasikmalaya sebagai Kota Santri

Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya 23 Mei 2026 - Qini Nasional 162 mencapai puncaknya dengan semangat ukhuwah kebersamaan di Masjid Al Fattah Pesantren Idrisiyyah. Ribuan jamaah dari berbagai daerah memadati kawasan Pesantren Idrisiyyah untuk menghadiri malam puncak bersama Syekh Akbar Muhammad Fathurahman.

 


Momentum tersebut turut dihadiri oleh unsur pemerintah daerah dan aparat wilayah, di antaranya H. Cecep Nurul Yakin Bupati Tasikmalaya, Danramil, Kapolsek Tasikmalaya, serta Camat Cisayong. Kehadiran para tokoh daerah tersebut menjadi simbol sinergi antara ulama, umaro, dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai spiritual serta kondusivitas daerah.

 


Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya menegaskan bahwa Qini Nasional bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian penting dalam memperkuat identitas spiritual Kabupaten Tasikmalaya sebagai Kota Santri.

 

 

“Malam Puncak Qini Nasional ke-162 ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat identitas Tasikmalaya sebagai Kota Santri. Kehadiran ribuan jemaah bersama Syekh Fathurahman adalah bukti nyata bahwa nilai-nilai spiritual tetap menjadi fondasi utama pembangunan daerah kita,” ungkapnya.

 


Suasana malam puncak berlangsung khidmat sejak awal acara. Jamaah yang hadir berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jawa Barat, Jabodetabek, Sumatera, Kalimantan, hingga Sulawesi. Kehadiran mereka menjadi gambaran kuat bahwa majelis ilmu dan zikir masih menjadi pusat kekuatan ruhani umat di tengah dinamika zaman modern.




Dalam sambutannya, Bupati Tasikmalaya juga menekankan pentingnya menjaga ruang-ruang spiritual di tengah perubahan sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, kegiatan seperti Qini Nasional memiliki kontribusi besar dalam menjaga ketenteraman masyarakat dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

“Di tengah dinamika zaman, berkumpulnya kita dalam majelis zikir dan ilmu seperti Qini Nasional ini adalah benteng pertahanan umat. Kegiatan ini membawa keberkahan yang mampu menjaga kerukunan, kedamaian, dan kondusivitas, khususnya bagi seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya,” ujarnya.

 


Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Syekh Akbar Muhammad Fathurahman beserta seluruh panitia dan keluarga besar Tarekat Idrisiyyah yang secara konsisten menyelenggarakan Qini Nasional hingga mencapai penyelenggaraan ke-162.

 

 

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, kami menyampaikan apresiasi dan rasa takzim yang setinggi-tingginya kepada Syekh Fathurahman dan seluruh panitia. Konsistensi dalam menggelar Qini Nasional hingga ke-162 kalinya adalah dedikasi luar biasa dalam membina akhlak dan mental spiritual bangsa,” katanya.

 


Tidak hanya menjadi ajang silaturahim nasional, Qini Nasional juga memperlihatkan eratnya sinergi antara ulama dan umaro dalam membangun masyarakat yang religius, damai, dan berakhlak. Kehadiran pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri dan pemerintah kecamatan pada malam puncak menjadi simbol dukungan terhadap dakwah dan pembinaan spiritual yang terus tumbuh di tengah masyarakat.


Menutup sambutannya, Bupati Tasikmalaya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia. Ia berharap para tamu dapat merasakan suasana Tasikmalaya yang nyaman, aman, dan penuh keberkahan.

“Para tamu Idrisiyyah adalah tamu saya di Kabupaten Tasikmalaya. Semoga berkenan hadir di Tasik nyaman, Tasik aman. Dan tolong ceritakan yang baik-baiknya tentang Tasikmalaya kepada masyarakat di tempat tinggal masing-masing,” tuturnya.

 


Malam Puncak Qini Nasional 162 pun menjadi lebih dari sekadar pertemuan. Ia hadir sebagai penguat ruhani, perekat ukhuwah, sekaligus penegas bahwa Tasikmalaya tetap tumbuh sebagai daerah yang menjaga warisan keilmuan, zikir, dan nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.