Membuka RKS 2026, Syekh Akbar Tekankan Muhasabah dalam Membangun Kelembagaan

KOMINFO IDRISIYYAH • 16 Juli 2026

Membuka RKS 2026, Syekh Akbar Tekankan Muhasabah dalam Membangun Kelembagaan

Tarekat Idrisiyyah | Tasikmalaya, 14 Juli 2026 – Membuka Rapat Kerja Semester (RKS) 2026 Tarekat Idrisiyyah, Syekh Akbar Muhammad Fathurahman, M.Ag. mengajak seluruh pimpinan direktorat menjadikan forum tersebut sebagai momentum muhasabah organisasi. Menurut beliau, setiap capaian selama enam bulan terakhir harus disyukuri dengan mengembalikannya kepada Allah Swt., sedangkan berbagai target yang belum tercapai harus menjadi bahan evaluasi untuk memperkuat langkah pada semester berikutnya.


Syekh Akbar menjelaskan bahwa Rapat Kerja Semester bukan sekadar agenda penyampaian laporan program, melainkan ruang untuk melihat kembali perjalanan organisasi secara jujur dan objektif. Evaluasi diperlukan agar setiap unit dapat memahami sejauh mana amanah telah dijalankan sekaligus merumuskan langkah-langkah perbaikan yang lebih efektif hingga akhir tahun.


Beliau mengingatkan agar setiap keberhasilan yang diraih tidak melahirkan rasa bangga terhadap diri sendiri. Seluruh pencapaian, menurut beliau, merupakan karunia Allah Swt. yang harus disyukuri dan dijadikan penyemangat untuk terus meningkatkan kualitas khidmah. Sebaliknya, berbagai kekurangan tidak boleh dipandang sebagai kegagalan, melainkan menjadi pemicu untuk memperbaiki ikhtiar dan memperkuat sinergi antarunit.


Sejalan dengan tema "Tasawuf sebagai Spirit Transformasi Kelembagaan Idrisiyyah", Syekh Akbar menegaskan bahwa nilai-nilai tasawuf harus menjadi jiwa dalam membangun organisasi. Transformasi kelembagaan tidak cukup diwujudkan melalui pembaruan sistem dan program, tetapi juga harus dimulai dari transformasi hati, keikhlasan dalam berkhidmah, serta kesadaran bahwa seluruh aktivitas organisasi merupakan bagian dari ibadah kepada Allah Swt.


Dalam arahannya, Syekh Akbar mengingatkan bahwa setiap capaian yang berhasil diraih selama enam bulan pertama hendaknya disikapi dengan penuh syukur dan dikembalikan kepada Allah Swt., bukan menjadi alasan untuk berbangga diri. Sebaliknya, berbagai program yang belum mencapai target harus dipandang sebagai ruang untuk bermuhasabah, memperbaiki ikhtiar, serta memperkuat langkah pada semester berikutnya. "Apa yang sudah berhasil, kembalikan kepada Allah. Apa yang belum berhasil, jadikan sebagai bahan perbaikan," demikian pesan beliau kepada seluruh peserta RKS.


Rapat Kerja Semester 2026 kemudian dilanjutkan dengan pemaparan laporan dan rencana strategis dari seluruh direktorat sebagai bagian dari ikhtiar bersama memperkuat dakwah, meningkatkan kualitas pelayanan kepada jamaah, dan mewujudkan kemajuan Idrisiyyah yang berkelanjutan.